Beranda > RUPA-RUPA > CIUM TANGAN

CIUM TANGAN

Budaye Betawi adalah salah satu kearifan lokal yang menanamkan Moral (akhlak) sejak kecil. Kite same-same inget dulu waktu kite masih anak kecil, babeh kite membiasakan cium tangan kepada Engkong kite, sudah barang tentu kite meniru kebiasaan baik itu. Kebiasaan tersebut sudah terpatri dalam benak kite,bahkan sudah mendarah daging dalam watak kita sampai sekarang.

Cium tangan Istri kepada suaminya adalah bentuk kasih sayang dan pengabdian.
Cium tangan anak kepada Bapak ibunya adalah bentuk bakti dan penghormatan.
Cium tangan saudara muda dengan saudara tuanya adalah bentuk persaudaraan yang sangat mesra.
Bahkan dalam budaya betawi mengenal kebiasaan cium tangan kepada Gurunya sebagai bukti penghormatan terhadap ilmu yang dimiliki oleh Guru tersebut. Sampai-sampai orang betawi cium tangan kepada orang lain di luar garis keluarga sebagai penghormatan kepada orang tersebut.

Kebiasaan ini mencerminkan bahwa budaya Betawi sangat perhatian terhadap pendidikan moral (akhlak) sejak dini. Budaya yang tinggi dan luhur adalah budaya yang di dalamnya termuat pendidikan moral (akhlak). Bahkan sejarah mencatat bahwa Misi Rasulloh diutus adalah memperbaiki akhlaK manusia. Hal ini menjadi sangat penting dalam membangun kebudayaan Betawi yang sangat kita banggakan ini. Kadang orang memandang kebiasaan ini sangat sepele, namun kalau kita renungi kebiasaan ini sangat membawa dampak besar dan baik untuk membangun Intelektual orang tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

(Maulana Yusup)
Kampung Bintaro

Kategori:RUPA-RUPA
  1. 30 Januari 2012 pukul 5:14 AM

    Cium tangan salah satu bentuk penghormatan di masyarakat Betawi,tapi sekarang silahkan diperhatikan sudah ada pergeseran nilai tentang cium tangan,anak anak sekolah mulai dari SD sampe perguruan tinggi mulai ,bukan cium tangan lagi,tapi mengambil tangan orang yg dihormati lalau meletakkannya ke Pipi atau ke Dahi….
    ini bukan ajaran budaye Betawi,sehingga patut diwaspadai ada apa dengan penyimpangan yg berlaku masal ini ?
    Kalu disimak secara harfiah,yang namanye mencium pasti pakai hidung……
    Hati hati sedang terjadi pengkaburan makna dari Cium Tangan.

  2. rambang
    27 Mei 2011 pukul 8:53 AM

    Memang benar budaya betawi sebenarnya sangat santun. Kita dididik oleh orang tua untuk mencium tangan orang yang lebih tua. Bukan berarti kita meng hamba akan tetapi inilah bentuk penghormatan yang diajarkan. Setiap meninggalkan dan kembali ke rumah, wajib untuk cium tangan bapak dan ibu dan adalah sesuatu hal yang memalukan bagi orang tua apabila anaknya tidak melakukan hal tersebut. Salah menjawab panggilan orang tua saja sudah dimarahi apalgi kita sampai memakinya.
    Sekarang zaman sudah berubah, banyak kebudayaan lain yang masuk dari yang lembut hingga yang keras sehingga kadang kadang kita yang tua ini merasa bingung, apakah benar klaim yang menyatakan bahwa mereka itu orang betawi ? Dimana sikap jantan dan santun nya orang betawi ? Mungkin hanya tinggal cerita saja. Wassalam,

  3. 25 Mei 2011 pukul 4:30 AM

    alhamdulillah…
    budaya betawi banyak mengambil dari akhlak Rasululloh…
    alhamdulillah…
    budaya yg baik ini masih banyak kite temuin d keluarga2 kite.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: